(Quadrilingual Friday Reflection) : PELANGI / RAINBOW/ ARC-EN-CIEL/ KLUWUNG


PELANGI (Bahasa Indonesia) Indahnya warnamu Menjadi penyejuk mata Pancaranmu bagai jembatan ke surga Terbayang legenda Tentang guci emas di ujungmu Juga jalan bidadari menuju kahyangan Namun yang kubayangkan Adalah jembatan cinta Yang penuh warna Untuk menuju-Mu RAINBOW (English) Your complex colours Has been dew of my eyes Your brightness is as if a gate to…

(Quadrilingual Reflection) : Dancer/ Penari/ Danseur/ Ledhek


(Bahasa Indonesia) Mengayun ke kiri dan kananMengikuti irama kehidupanUngkapkan kiasanKegembiraanKesedihanKemarahanTerkadang sindiranKepada kepalsuanDalam selubung keindahanPenuh misteri (English)Swinging gently from left to rightFollowing the rhythm of lifeExpressing the metaphorHappinessSadnessAngerSatirizing in some timesTo the maskWithin beauty concealmentAnd mystery (Francais)Fait de la balançoireSuit la rythme de la vieExprime les métaphoresLe bonheurLa tristesseLa colèreSatire, quelquefoisDans le masqueDans la dissimilation d’la…

(Trilingual Poem) : Globalisasi/ Globalization/ Mondialisation


This is my first trilingual poem, and I’ll improve my French here, as I’ve never been speaking it for so long. Merci beaucoup GLOBALISASI Semua sudah terglobalkan Jarak sudah menghilang Budayapun sudah nyaris sama Identitas asli kian menghilang Kini dunia menjadi seragam Semuanya Nampak sama Mana ciri khasmu yang sejati? Kemana kau hendak pergi? GLOBALIZATION…

(Bilingual Poem) : Mata – Eyes


  Matamu….mataku….matanya….mata mereka….mata kita Kadang sendu bak danau berselimut kabut Namun sekejap menjadi bak pisau belati Matamu….mataku….matanya….mata mereka….mata kita Menyimpan rahasia Suka, duka, canda, tangis, amarah, nafsu, dendam Kemana semua itu membuncah Matamu….mataku…matanya….mata mereka…mata kita Hatiku….hatimu…hatinya…hati mereka….hati kita Mata yang menjendela hati. ————————————————————————————————– Your eyes…..my eyes……her eyes…..their eyes….our eyes Sometimes as if a peaceful fogged…

(Bilingual Poem) : Merindukanmu – Longing You


Merindukanmu Bagaikan menanti Godot yang tak kunjung tiba Telah lama kunantikan saat berjumpa denganmu Kuhanya berdiri di sudut ini Berkawankan angin kerinduan Yang berhembus tak tentu arah Kering Sunyi Hampa Tanpa jeda Merindukanmu…. Menantikanmu tiba Siang-malam Silih berganti Hingga detik ini…   ————————————————————– Longing you As if waiting for never coming Godot I’ve been missing…

Morning Poem : In This Eid / Di Idul Fitri Ini


Di Idul Fitri kali ini Saat hingar-bingar kegembiraan membahana Ketupat bertebaran dimana-mana Kala semua sibuk dengan ‘kemenangannya’ Baik itu semu ataupun hakiki Kesendirian ini biarlah menjadi temanku Hanya dapat memantau keluarga dari kejauhan Namun gaung keriaan tetaplah harus dirasakan Meski kemenangan itu belum pernah sempurna Karena tak ada yang sempurna selain diri-Nya Di Idul Fitri…

(Puisi Malam/Evening Poem) : Ketika Ramadan Segera Pergi/ When Ramazan will go


Ketika Ramadan segera pergi Bermacam sambutan yang dia terima Kegembiraan karna tak lagi berpuasa Juga Kesedihan karna bulan berkah itu pergi Kala semangat beribadah kian menggebu Orang sibuk dengan dunianya Belanja sana-sini, hamburkan uang dengan gembira Setelah menerima segepok dana untuk berlebaran Ramai yang lena dengan gemerlap dunia di Hari Raya Hingga terlupa dengan makna…

(Friday Bilingual Poem) : Light of Idea/ Cahaya Ide


Bagaikan cahaya di pagi hari Meretas kegelapan yang menggayut Mendatangkan kecerahan dan keberkahan Menggugah rasa dan asa Membangun semangat yang sempat mati Cahaya ide itu kembali datang Selagi cahaya itu berpendar Mari menjangkaunya, mengejarnya, menangkapnya Untuk dijadikan pelita dalam hati dan jiwa English As a morning’s light Break the roaming darkness Brings the brightness and…

(Today’s Bilingual Poem) : Empat Cangkir Kopi Rempah/ Four Cups of Spicy Coffee


This is my bilingual poem..hope you’ll enjoy it Bahasa Air panas sudah mengepulkan asapnya Siapkan saja kopi dan jahe Masukkan kayu manis dan kapulaga Rebuslah semuanya menjadi satu Hingga wanginya tercium sampai sanubari Tuangkan ke dalam cangkir-cangkir Tambahkan gula sesuai dengan selera Hidup ibarat kopi rempah Kaya citarasa….manis, pahit, panas, pedas, wangi Dinikmati perlahan-lahan demi…

(Blitz Poem) : CONSPIRACY (5)


Eyes to eyes They’re watching you Smile as sweet as devil Laugh as loud as hyena Shake hand each other Ready to stab from behind Don’t tell anyone That’s the secret Bury it as if you’re kicking a bouquette of daisy Don’t reveal and unveile Semarang 25 March 2013

(Blitz Poem) : CONSPIRACY (4)


Deal? Deal! Let’s shake our hands We have got a great plan Just between you and I Nobody may know about it This is our agreement Never let our victim knows Just as smooth as smoke Let them unrecognize Till……… the execution Bambang Priantono 19 March 2013