(Posting Hari Ini) : CARA MEMBACA EJAAN TEMPO DOELOE


Selamat Sore Tuan/Nyonya/Nona/Saudara/Saudari/Bapak/Ibu sekalian..

Beberapa waktu terakhir ini saya sangat suka menulis dan mengunggah poster-poster tempo doeloe alias jadul alias jaman dulu. Apa yang menarik buat saya adalah tata bahasa kita yang dulunya sangat berbeda dengan saat ini. Ragam yang dikenal oleh kakek-nenek bahkan buyut dan moyang kita dulu. Iklan-iklan yang pernah saya unggah di posting sebelumnya memang berasal dari era sebelum kemerdekaan. Perlu diketahui, bahasa Melayu yang dipakai diiklan2 itu kebanyakan merupakan bahasa Melayu Pasaran yang condong mendekati ragam Betawi, dan menggunakan sistem ejaan yang berbeda dengan yang di Semenanjung.

Sampai tahun 1947, bahasa kita (termasuk bila bahasa-bahasa daerah dilatinkan) menggunakan sistem ejaan yang disebut Ophuysen. Dicptakan berdasarkan sistem ejaan Belanda dan berlaku sejak tahun 1901. Ejaan yang dibuat oleh Charles Adriaan van Ophuysen ini juga disebut Ejaan Balai Pustaka.

Contohnya adalah sebagai berikut :

U ditulis dengan oe – contohnya : toedjoe taoen – tujuh tahun.
J ditulis dj – contohnya : djangan kasi taoe – jangan beritahu.
NY ditulis NJ – contoh : oeangnja soeda habis – uangnya sudah habis

Tanda koma ain atau apostrofi serta krema digunakan untuk kata-kata seperti berikut

Ma’moer, ta’, dan banyak lagi contohnya.

Ini saja tulisan singkat padat dan bablas berikut…semoga bermanfaat.

14 Comments Add yours

  1. faziazen says:

    ejaan tempo doeloe diganti menjadi ejaan yang sekarang, tahun berapa ya Mas Nono?

    1. Ejaan yang sekarang ditetapkan tahun 1972 dengan nama EYD atau Ejaan Yang Disempurnakan.

  2. k4Law 5eK@RaNg p4Ka1 ejA@N ap4H?

    1. Doeloe Alay
      Skg….ciyus

  3. niprita says:

    Baru tau tentang apostrof yang menggantikan huruf K

    1. O ya?
      Dulu banyak pake apostrofi untuk itu..atau kadang disebut koma ain.

  4. gambarpacul says:

    Cak..Aku yo gawe ndik kene.. patjoelawas.wordpress.com

    1. Wah..iyo???
      Meloentjoer

  5. Tjahatja says:

    Ada yang kurang kayaknya, hehe… C ditulis TJ

  6. fadillah.s says:

    atjeh soematra djawa kalimantan sulawesi papoea

  7. RAN says:

    mas, mau tanya, kalau perubahan ejaan ini ada dampak pada perubahan makna arti katanya tidak? terima kasih

    1. Tidak. Sepanjang yg saya tahu, perubahan ejaan tidak berpengaruh banyak pada makna kata tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s