(Flash Fiction) : KOIN


Hari ini kuadopsi lagi dua buah koin. Tergeletak dijalanan, tiada arti. Entah siapa yang membuangnya? Padahal koin-koin itu sangatlah berarti. Memang jumlah mereka kecil saja, namun ibaratkan sebatang lidi….bila sendiri, dia lemah. Namun jika digabungkan bersama, maka dia menjelma jadi satu kekuatan yang tak terkalahkan.

Kupungut dua koin itu. Nilainya hanya 500 dan 200 perak, untuk kemudian kumasukkan dalam dompet kecilku.

“Horeee…ada yang mengambil kita.” Seru koin 500 dan 200 tadi bersama-sama. Sementara koin-koin lain yang sudah berada lebih dulu didompetku berseru juga.

“Selamat datang koin, akhirnya kalian jadi bagian kami.” Kata koin 1000an.

Kemudian koin 500 dan 100-an ini bersalaman dengan koin-koin lain yang sudah terlebih dahulu disana.

Dari hari ke hari, terkumpul lagi 100an, 200an, 500an hingga 1000an. Semuanya terhimpun satu demi satu dalam sebuah stoples kaca.

Stoples kaca yang dengan ikhlas hati menerima mereka sebagai penampungannya. Tanpa mengeluh dengan ributnya ratusan bahkan ribuan koin itu.

“Ini rumahmu.” Hanya itu kata yang terucap dari sebuah stoples kaca didalam lemariku.

Para koin itu bercanda, bercengkerama dan berbagi kisah suka duka bersama. Sampai ketika….

Aku membutuhkan koin-koin itu untuk kusebar lagi ke tempat yang entah layak atau tidak.

Satu per satu aku ambil mereka. Seiring itu terdengar tangisan dari koin-koin tadi.

“Selamat tinggal.” Kata koin 500an yang sudah pudar kepada koin 1000an yang akan kuangkat sembari menahan airmatanya.

“Selamat jalan, semoga kau dapat tempat yang lebih baik.”

Satu genggam koin sudah pergi.

Hingga akhirnya, hanya stoples kosong yang kini menghuni lemariku. Semua isinya telah pergi….untuk mempertahankan hidupku.

bambang Priantono

22 Januari 2013

12 Komentar

Filed under Bahasa, fiksi, flash fiction, postaday, Sastra

12 responses to “(Flash Fiction) : KOIN

  1. So touching story, mas. Iyo, apik kalo dikambangin lagi.

  2. Tinggal stoplesnya ya mas ..hmm, berarti harus jual stoples biar bisa punya koin lagi😀

  3. wii.. koin 1000an koin elit.. hehe

  4. zuba80

    yang tersirat itu lebih mendukacitakan…

  5. fauziyah junid

    hebat…penuh makna..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s