(Kembang Lambe Jogjakarta) : Sekali Jalan 6 Candi Terlampaui


Sep 10, ’12 8:49 PM
for everyone
Perjalanan kali ini lebih tepat disebut napak tilas, karena candi-candi yang saya datangi ini sudah pernah saya kunjungi 2 tahun sebelumnya. Rencananya memang saya hanya untuk melihat kembali kondisi candi-candi bersangkutan, apakah ada perubahan setelah 2 tahun terakhir? Untuk saat ini saya cerita berdasar kronologis saja sebelum nanti akan saya tulis bagian demi bagiannya. 8 September 2012 Pukul 14.00
Berangkat dari kantor, di wilayah menjelang Jatingaleh macet total karena ada proses seleksi PNS sehingga angkot yang saya lewati melewati jalan pintas yang meretas Jl Kesatrian sampai Jatingaleh. Macet sampai tanjakan karena ada kijang mogok pas disitu. Baru sampai di Terminal bayangan Sukun sekitar pukul 14.45 WIB. Saya langsung pesan karcis PATAS Ramayana seharga 35 ribu perak (Semarang-Jogjakarta memang segitu harganya). Katanya sih bisnya datang pukul 15.30 WIB, tapi dalam kenyataannya baru datang pukul 16.01 WIB.

8 September 2012 Pukul 16.10
10 menit kemudian barulah bis berangkat. Saya memilih tiduran barang sejenak, meskipun nanti bingung mau nginap dimana. Terlebih memang sudah niat tidak mau nggerecoki sesiapa di Jogjakarta nanti. Ternyata perjalanan kali ini banyak sekali cobaannya. Di kawasan mulai Ungaran sampai Karangjati macet total karena berbarengan dengan para buruh pulang kerja ditambah mobil-mobil plat H yang ingin plesir ke Jogja maupun Solo memperparah keadaan. Sementara jalur arah Semarang malah sepi nyenyet. Saya Cuma pasrah saja kalau sampai di Jogja nanti akan kemalaman dan berresiko ngemper (jiah) karena pastinya hotel akan penuh. Kemacetan sempat berhenti sampai di Bawen, dan ketika masuk Ambarawa bis mengambil jalur alternatif yang masih baru, tidak melewati Pasar Projo yang terbakar. Pemandangan dari jalan alternatif ini bagus. Rawapening terlihat jelas dari situ dan baru keluar di daerah Jambu. 

8 September 2012 Pukul 18.00-23.00 WIB
Tertahan lagi di tanjakan Jambu-Pringsurat. Kendaraan melaju sangat lambat bak bekicot masuk panti jompo. Baru lancar ketika menjelang Secang, Magelang. Sayapun ber-sms ria dengan beberapa teman. Ada yang merekomendasikan beberapa hotel sekitaran Malioboro untuk saya, ada yang sekedar tanya sudah ada dimana? Sampai di Jogjakarta sekitar pukul 20.30 WIB. Saya naik bis 1A dari Jombor turun di Shelter Mangkubumi dekat PLN dan langsung mlipir ke arah Malioboros untuk cari penginapan. Sana-sini penuh hingga akhirnya saya menemukan sebuah penginapan namanya Wisma Persada di jalan Dagen. Berhubung sedang tidak bawa uang tunai banyak, akhirnya nggesek dulu. Lumayanlah kamarnya, ber-AC dan ada air panasnya. Setelah mandi saya ketemu teman yang kerja disekitar situ dan nongkrong sejenak di warung oseng-oseng mercon. Kebetulan saya sudah lama tidak makan oseng-oseng yang menurut saya masih kurang sepedas nasgor iblis Surabaya ini. Hahahahaha.. pukul 23.00 WIB saya diantar pulang ke penginapan. Karena saya harus istirahat. Asemnya lagi, pas pukul 02.00 WIB saya terbangun karena perut sundhuken dan tidak tidur-tidur lagi sampai pagi.

9 September 2012 Pukul 07.00 -10.00 WIB
Saya bangun pagi, mandi dan sarapan nasgor di wisma Persada. Sekalian jalan-jalan sekitaran Malioboro untuk cari penginapan yang lebih murah. Muter sana muter sini dan dengan gaya sok artis menolak tawaran tukang becak-tukang becak yang mau antar cari oleh-oleh. Wah, sayang banget saya kurang demen beli oleh-oleh karena sering kesana. Keliling-keliling dan tanya sana-sini akhirnya saya nemu penginapan Supanala yang nyelempit di Jalan Sosrowijayan, kawasan bule-bule menginap. Harganya pun pas dengan kantong saya dengan kamar mandi dalam. Jam 10 saya langsung check out dari Persada dan menginap di Hotel Supanala. Saya hanya taruh tas ransel karena sekalian mau meluncur ke candi-candi yang ingin saya napak tilasi. Naik Bis Tugu Trans 3A arah Prambanan. Sayang kondisi bisnya sudah tidak sebagus ketika saya datang dulu. Maunya ke Kalasan, eh malah bablas sampai ke Prambanan. Ya sudah, akhirnya saya naik colt balik arah Kalasan. Setelah berhenti itulah saya langsung masuk Candi Kalasan. Sepi, hanya ada dua sejoli yang sedang berbicara masalah agama di sana. Karcisnyapun tetap sama..2000 perak. Sekitar 30 menit saya ada disitu sebelum mlipir ke Candisari.

9 September 2012 Pukul 12.00 WIB
Di seberang resto Mbok Berek, saya berhenti sejenak di warung penjual es degan. Saya pesan degan susu plus madu seharga 4000 perak. Murah, enak dan segar. Sesudahnya baru saya meluncur ke Candisari. Kondisinya juga sama seperti dulu. Karcis 2000 perak. Setelah puas disitu saya jalan kaki ke arah Candi Sojiwan. Catet..jalan kaki…sekalian bakar kalori. Di Perempatan Bogem, saya ketemu rombongan waria pengamen yang dandanannya super atraktif. Seperti mau pergi ke pesta layaknya. Cuma sayang saya tidak memotret, karena takut nanti bakal dibandem sama mereka. Saya jalan kaki dari sana sampai ke lokasi Candi Sojiwan, dimana teman nanti akan menyusul kesana.

9 September 2012 Pukul 13.00 WIB
Saya sampai di Candi Sojiwan. Cuaca sangat panas, dan sambil memotret, saya duduk-duduk manis disitu hingga teman saya datang. Makin siang makin banyak anak-anak kampung berdatangan disana sekedar untuk bermain.  Dan menjelang pukul 14.00 WIB kami berdua langsung meninggalkan Candi Sojiwan karena teman saya tadi ajak ke Candi Barong.

9 September 2012 Pukul 14.00 WIB
Kami berdua berkendara menyusuri perbukitan yang jalannya sekarang mulus. Ada resort yang baru dibangun disitu dan akses ke Candi Barong ternyata sudah bagus sekali, jadi mempermudah kita untuk pergi kesana. Kondisinya tetap saja, hanya bukit sekitarnya meranggas karena musim kemarau dan ada orang-orang yang pergi turun untuk mencari air. Kisah Candi Barongpun nanti saja dibahas.

9 September 2012 Pukul 15.00 WIB
Kami pergi ke Candi Plaosan Lor melalui jalur Stasiun Brambanan yang langsung mengarah ke jalan utama Jogja-Solo. Sudah banyak perubahan yang terjadi di Candi Plaosan Lor ini. Pemugaran kembali dilakukan, beberapa wisman juga terlihat disana dan baru sadar kalau tiketnya sudah jadi 5000 perak per kepala. Padahal 2 tahun lalu masih 1500 perak! Hehehehehee..

9 September 2012 Pukul 16.00 WIB
Kami berdua jalan kaki ke Candi Plaosan Kidul yang jaraknya hanya 100 meter dari Plaosan Lor. Kondisinya tetap sama, namun lebih terawat. Saking musim kemarau jadi tidak terlihat ijo royo-royo. Puas disitu baru kami lanjutkan ke Candi Sambisari. Berhubung saya haus, maka berhenti dulu di warung dawet Kalasan Bu Murti.

9 September 2012 Pukul 16.45 WIB
Destinasi terakhir adalah Candi Sambisari. Jam segitu masih banyak yang berkunjung, bahkan semakin sore wisatawan asal Jepangpun berdatangan. Narsis tetap jalan disitu, tanpa pandang usia maupun profesi. Hahahahaa…pendek kata sekali jalan 6 candi sudah terjelajahi dengan sempurna. Alhamdulillah kalau begitu. Meskipun badan rasanya remuk semua, tapi alhamdulillah ada teman tadi perjalanan jadi lebih menyenangkan. Saya balik ke Jogjakarta pukul 17.30 WIB karena teman tadi ada keperluan di Maguwo.

Sekian perjalanan saya di beberapa lokasi di Jogjakarta. Nanti akan saya preteli ceritanya jadi lebih detail.

Selamat Berjuang


Bambang Priantono
11 September 2012
Semarang

14 Komentar

Filed under Candi, Perjalanan

14 responses to “(Kembang Lambe Jogjakarta) : Sekali Jalan 6 Candi Terlampaui

  1. barong dalane wis apik???? mlebune tetep ra mbayar to? hahahaha

  2. Candi’ers niih Mas Bams🙂

    #saluteee

  3. weeeh pengen neh ke jogja lagi😀 , salam kenal mas.. follow back ya..

  4. mela

    halooo mau tanyaa mas, kebetulan jumat akan ke jogja dan semua penginapan peniuh dan saya dapat hotel wisma persada, bagaimana keadaan hotelnya? apakah fasilitas dan kamarnya sesuai dengan harganya? angkerkah? hehehe terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s